Wabup Blitar Temani Wali Kota Surabaya Ziarah di Malam Kelahiran Bung Karno

 Wabup Blitar Rahmat Santoso menemani Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berziarah ke Makam Bung Karno. (hum) Wabup Blitar Rahmat Santoso menemani Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berziarah ke Makam Bung Karno. (hum)

BLITAR: Menyambut malam kelahiran Presiden Soekarno, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Sabtu malam 5 Juni 2021. Orang nomor satu di Surabaya itu datang ditemani Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso. i

Mengenakan kemeja berwarna merah berlogo PDI-P, Eri Cahyadi tiba  sekitar pukul 20.00 WIB.  Kemudian duduk bersimpuh depan pusara Bung Karno,  Eri Cahyadi tampak khusuk berdoa didampingi Rahmat Santoso yang berada di sampingnya. 

Usai berdoa, Eri Cahyadi menaburkan bunga diikuti Rahmat Santoso dan beberapa rombongan lainnya. Semilir angin malam, membuat suasana makin syahdu dan khidmat. Sesakali Eri Cahyadi juga terlihat mengenggam erat pusara Bung Karno.

Selama sekitar satu jam berada di makam Bung Karno, Eri Cahyadi kemudian berpamitan kepada Rahmat Santoso. Dua pemimpin daerah berusia muda ini terlihat akrab meski berbeda partai.

Sebelum ke makam, Eri Cahyadi juga  singgah lebih dulu di Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN). Sekitar satu jam, Eri Cahyadi dijamu Wabup Blitar Rahmat Santoso bersama jajarannya.

“Saya ucapkan terima kasih atas kedatangan Mas Eri, senior sekaligus mentor saya. Tadi saya diajak menemani beliau berziarah ke Makam Bung Karno bertepatan dengan malam kelahiran Bung Karno, ” ujar Rahmat Santoso.

Selain berziarah ke Makam Bung Karno, selama di Pendopo RHN Kabupaten Blitar, Eri Cahyadi juga banyak berbagi ilmu  terkait birokrasi. Bahkan akan ada pertemuan lanjutan bersama beberapa OPD dan staf ahli.

“Mas Eri ini senior dan pengalamannya di birokrasi sudah sangat matang. Tadi banyak memberikan masukan kepada saya yang masih baru duduk di pemerintahan ini. Terima kasih sudah mampir ke Pendopo dan banyak bawah oleh-oleh, ” ucapnya.

Saat di Pendopo, keduanya juga sempat berbagi cinderamata. Eri Cahyadi datang dengan membawa produk hasil UKM dan UMKM dari Surabaya.

Sementara Rahmat Santoso membalas juga dengan memberikan beberapa produk UMKM, salah satunya batik khas Blitar kepada Eri Cahyadi untuk dibawa pulang ke Surabaya.

 

 


(TOM)