23 Buruh Keracunan di Jombang Masih Jalani Perawatan

Petugas rumah sakit kewalahan saat puluhan karyawan pabrik sepatu di Jombang ini berdatangan karena keracunan (Foto / Metro TV) Petugas rumah sakit kewalahan saat puluhan karyawan pabrik sepatu di Jombang ini berdatangan karena keracunan (Foto / Metro TV)
JOMBANG : Puluhan buruh di Kabupaten Jombang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit usai keracunan makanan berbuka puasa. Sebagian buruh sudah diperbolehkan pulang karena kodnisinya sudah membaik.  

Dari total 110 buruh yang mengalami keracunan, 87 orang saat ini sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan. Sedangkan 23 orang lagi masih memerlukan proses observasi dari pihak medis. Mereka dirawat di dua tempat yakni di klinik pabrik dan rumah sakit kristen Mojowarno.

Kabid pelayanan medik RSK Mojowarno, dokter Yosua Jacob saat dikonfirmasi mengatakan rata-rata para buruh yang keracunan mengalami gejala dehidrasi hebat. Selain mual, mereka juga merasakan pusing dan diare.

"Dari para buruh yang keracunan, ada dua orang yang sedang hamil muda. Meski kondisi kesehatan sudah membaik. Hanya saja, satu orang di antaranya menunjukkan kegawatan pada janin dan perlu dilakukan observasi ketat dari tim medis," terangnya, Sabtu 1 Mei 2021.

Sebelumnya, ratusan buruh pabrik sepatu PT Venezia Footwear, Desa/Kecematan Bareng keracunan makanan berbuka puasa yang diberikan pihak pabrik. Mereke diduga keracunan makanan dari ikan kulit sapi yang dipakai menu dalam berbuka puasa para buruh.

 


(ADI)