Terduga Teroris Asal Blitar Ditangkap di Tulungagung

Polisi menjaga ketat rumah terduga teroris di Tulungagung, Jawa Timur. (metrotv) Polisi menjaga ketat rumah terduga teroris di Tulungagung, Jawa Timur. (metrotv)

TULUNGAGUNG: Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris berinisial NM, 44, di Dusun Ngipik, Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa, 30 Maret 2021. 

Pria asal Blitar itu dibekuk tim Densus saat jalan-jalan keluar rumah bersama istri dan kedua anaknya. Saat dilakukan penggeledahan di rumah NM, polisi menemukan dua pucuk senjata api, delapan butir peluru aktif, satu selongsong peluru, sepucuk senjata tajam dan paspor.
 
"Iya tadi saya dikontak dari kepolisian meminta ada perangkat sebagai saksi. Sebab saya ada di luar kota," ujar Kepala Desa Tenggur, Samsul, melansir Antara.

Sementara itu, setelah insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, polisi menangkap sejumlah terduga teroris di beberapa daerah. Mulai dari Condet, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, Banten, Bekasi Jawa Barat, hingga Bima Nusa Tenggara Barat.
 
Sebanyak empat teroris di Jakarta hingga Tangerang Selatan disebut telah menyiapkan 100 bom. Polisi menangkap empat teroris ZA, 37; AJ, 46; BS, 43; dan HH, 56 pada Senin, 29 Maret 2021. Keempat tersangka diketahui telah menyiapkan bahan peledak tingkat tinggi atau triacetone triperoxide (TATP) seberat 2 kilogram (kg).
 
"Kalau mau ditotalkan semua itu hampir 100 lebih bom yang akan disiapkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. 


(TOM)