TULUNGAGUNG: Mayarakat Tulungagung, Jawa Timur harus bersabar menghadapi kondisi jalan rusak di wilayah Kecamatan Campurdarat, Bandung dan Besuki. Sebab, anggaran perbaikan masih belum cair.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Robinson Nadeak mengatakan perbaikan jalan kabupaten tersebut akan dilakukan dalam tahun 2021 ini, namun masih menunggu pencairan anggaran.
"Saat ini dana alokasi khusus (DAK) sebagai sumber pembiayaan belum bisa dicairkan karena masih menunggu pengesahannya lewat penerbitan Peraturan Menteri Keuangan, " ujarnya.
Dijelaskan Robinson, Pihaknya telah merencanakan perbaikan di ruas jalan Campurdarat-Bandung sepanjang 3,5 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 6,48 miliar. Selain itu juga ruas jalan Bandung-Besuki sepanjang 2 kilometer dengan anggaran Rp 2,7 miliar.
Dari pantuan di lapangan, jalan sepanjang lebih dari 3 kilometer di ruas jalan Campurdarat-Bandung rusak sejak sekitar empat bulan terakhir. Kerusakan paling parah diantaranya terjadi di jalan yang berada di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakel. Selain itu juga ada di Desa Ngunggahandan, Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Bandung.
Salah seorang warga Desa Ngunggahan, Samsul mengatakan banyaknya lubang di jalan tersebut sering menyebabkan terjadinya kecelakaan.
"Ketika hujan lubang-lubang di jalan tertutup air sehingga tidak sedikit pengendara sepeda motor yang terperosok dan jatuh. Bahaya kalau tidak diperbaiki, " ujarnya.
(TOM)