SURABAYA : Portal Media News Group resmi diluncurkan di Jatim. Tak hanya kecepatan, portal yang mengusung tagline “wani digital” ini juga menawarkan akurasi dan ketepatan dalam menyuguhkan informasi. Lahirnya Clicks.id diharapkan menjadi kebutuhan masyarakat Jatim dalam mengakses informasi yang dilandasi dengan fakta, bukan clickbait apalagi hoaks.
Harapan itu disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya fenomena “adu cepat” ini seringkali membuat media online lupa akan pakem pemberitaan. Akurasi dan ketepatan itu dikesampingkan demi mengejar views atau tombol klik.
Hal ini kelop dengan budaya membaca masyarakat yang makin berkurang. Mereka cenderung hanya melihat judulnya saja dan langsung dishare, ke medsos bahkan grup Whatsapp. Sehingga seringkali hal ini menjadi pemicu kegaduhan yang berujung hoaks.
“Selamat datang di Bumi Majapapit Clicks.id. Kami sambut dengan bangga dan suka cita. Semoga menjadi kekuatan baru. Tak hanya sekedar platform digital atau media online, tetapi menjadikan Jatim semakin dikenal,” ungkap Khofifah saat meresmikan portal Clicks.id di Universitas NU Surabaya (UNUSA), Kamis 27 Februari 2020.
“Dengan kekuatan IT, jaringan newsroom media grup, saya yakin Clikcs.id mampu menjadi alternatif masyarakat agar memperoleh informasi yang sehat,” imbuh Khofifah.
Sementara itu, CEO Medcom.id, Kania Sutisnawinata mengatakan kelahiran Clicks.id diharapkan menjadi sebuah jawaban atas tantangan di era digital. Segala informasi yang berada dalam genggaman dihadapkan pada tantangan hoaks. Sehingga masyarakat membutuhkan portal yang kredibel.
Lalu kenapa Jatim? Kania menyebut Jatim menjadi salah satu daerah yang menjadi acuan nasional. Mulai politik hingga perekonomian. Kemudian agar lebih dekat dengan masyarakat jatim, portal ini sengaja didesain dengan menggunakan istilah lokal. Kolom Cangkruk, Gibol, Dulur menjadi contohnya.
“Clicks.id merupakan portal media news group yang pertama kali diluncurkan. Jatim merupakan daerah pertama,” ungkapnya.
(ADI)