Bocah SMP Buang Bayi di Sumur Ternyata Korban Pemerkosaan

Evakuasi jasad bayi yang dibuah dalam sumur di Banyuwangi. (metrotv) Evakuasi jasad bayi yang dibuah dalam sumur di Banyuwangi. (metrotv)

BANYUWANGI: Pelajar yang membuang bayi di dalam sumur di Banyuwangi, Jawa Timur, ternyata korban pemerkosaan. Pelakunya, seorang kakek berumur 60 tahun yang masih tetangga sendiri. 
  
Kapolres Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan dari hasil pemeriksaan ternyata bocah pembuang bayi dalam sumur adalah korban pemerkosaan tetanggnya selama satu tahun.  
 
Perbuatan persetubuhan itu dilakukan sejak bulan April 2020. Korban diancam dan di iming- imingi sesuatu sehingga menyebabkan kehamilan. 

"Tindakan bejat pelaku dilakukan di rumah korban, saat kedua orang tua korban tidak ada di rumah, " ujarnya.  

BACA: Bocah SMP di Banyuwangi Buang Bayi ke Sumur

Sebelumnya, bayi yang di buang ini dapat dievakuasi melibatkan Tim SAR Gabungan Basarnas dan BPBD dengan mengunakan tabung oksigen. 

Persitiwa ini terjadi, saat pelajar tersebut datang berobat diantar oleh pamannya di klinik. Namun di sela antrian pamit ke kamar mandi. 

Lama di kamar mandi ternyata pelajar ini melahirkan bayi yang diperkirakan berumur delapan bulan dan kemudain di buang di sumur belakang klinik. 


(TOM)