MALANG. Mengantisipasi tren kenaikkan harga kebutuhan pokok jelang Hari Raya Natal dan pergantian tahun, Pemerintah Kota Malang menggelar operasi pasar murah.
Pasar murah ini bakal digelar selama beberapa hari di sejumlah titik kota malang. Dalam sehari akan dibuka tiga kali dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
Setiap warga yang ingin berbelanja wajib menjalankan seluruh tahapan protokol kesehatan pencegahan penularan virus korona. Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan, pengecekan suhu badan, hingga menjaga jarak selama berbelanja.
Di pasar murah kali ini, pemerintah Kota Malang menyediakan beragam kebutuhan pokok. Mulai dari telur ayam, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng hingga beras kelas premium.
"Jika dibanding harga di pasaran, harga jual sembako di operasi pasar ini dipastikan lebih murah tanpa mengurangi kualitas barang karena dibeli langsung dari peternak, petani atau produsennya, " ujar Kasi Pengendalian dan Pengawasan Diskopindag Kota Malang, Eka Wilantari.
Rencananya, operasi pasar kali ini bakal digelar selama beberapa hari ke depan di sejumlah lokasi berbeda yang tersebat di lima kecamatan wilayah Kota Malang .
"Demi mencegah terjadinya kerumunan warga, selain menerapkan protokol kesehatan ketat / juga membagi waktu operasi pasar di setiap lokasi. Tiga kali dalam sehari dengan pembatasan 30 orang per sesi, " ujarnya.
(TOM)