BLITAR: Salah satu terduga teroris, NM, yang ditangkap Densus 88 Mabes Polri di Tulungagung adalah warga Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Dari pantuan di Dusun Kuwut, suasana rumah terduga teroris Nanang Masruri tampak sepi tidak ada aktifitas. Setiap harinya, rumah ini hanya dihuni oleh ibu pelaku seorang diri.
Sementara Nanang Masruri tinggal di Tulungagung bersama istrinya. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga di Blitar belum mengetahui jika anaknya diamankan Densus 88 karena terlibat dalam jaringan terorisme.
"Dua hari terakhir ini sempat berada di rumah bersama ibunya, " ujar Kepala Dusun Kuwut, Khariri.
Selama ini, lanjut Kharari, Nanang Masruri dikenal sebagai pribadi yang baik, namun tertutup. Pelaku memiliki riwayat berpergian keluar negeri seperti Malaysia, Korea dan Taiwan.
Diberitakan sebelumnya, Nanang Masruri pada Selasa siang, pukul 13;00 WIB diamankan Densus 88 bersama satu rekannya di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung bersama jumlah barang bukti karena diduga terlibat dalam jaringan terorisme.
(TOM)