GRESIK : Belum sebulan menjabat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan gebrakan dengan menolak mobil dinas baru senilai Rp 1,4 miliar. Keputusan ini diambil setelah melihat perkembangan angka covid-19 yang tak kunjung berakhir.
"Saya dan ibu Wabub (Aminatun Habibah) sudah sepakat. Kami akan bertugas setiap hari dengan mobil lama peninggalan bupati dan wakil bupati gresik sebelumnya," kata Gus Yani, panggilan akrab Bupati Gresik.
Gus Yani merasa prihatin dengan pandemi covid-19 yang belum berakhir. Menurutnya, daripada digunakan untuk membeli mobil baru, anggaran Rp1,4 miliar itu bisa dialokasikan ke hal-hal yang lebih penting, khususnya menurunkan angka penyebaran covid-19 di Gresik.
"Tentu bisa lebih manfaat untuk yang lain daripada beli mobdin baru," katanya.
Sementara, Kabag Umum Kabupaten Gresik, Sukardi menegaskan Bupati dan Wabup Gresik tetap memakai mobdin Toyota Fortuner lama tahun 2015. Selain mobil itu, bupati dan wabup gresik juga memakai mobdin cadangan yakni Toyota Innova yang menggunakan anggaran tahun 2019.
"Sebenarnya anggaran mobdin sudah digedok di tahun 2021 nilai Rp 1,4 miliar. Namun karena pak bupati menolak, rencananya akan dialihkan untuk penanganan pandemi covid-19," tandasnya.
(ADI)