NGANJUK : Tim SAR gabungan melakukan skema pembatasan proses penyelamatan para korban tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk. Pembatasan terpaksa dilakukan pasca ada beberapa retakan baru yang mengancam tim penyelamat.
Retakan baru yang muncul di titik longsoran ini terdeteksi di beberapa titik. Retakan baru terjadi pasca hujan deras mengguyur lokasi pencarian. Dari pengamatan tim geologi, retakan baru berada disisi atas area proses pencarian terutama di sisi kiri dan kanan.
"Retakan tanah tersebut juga mengandung air yang banyak dan sewaktu-waktu memunculkan pergerakan tanah," kata Kepala Basarnas Jatim, Hari Adi Purnomo.
Dia mengataka mengatakan munculnya retakan kemudian membuat proses pencarian menjadi terkendala. Meski begitu, tim SAR sudah membuat skema pencarian yakni hanya membagi 25 personel di setiap sektor.
"Tak hanya fokus di sektor A dan B, tim juga menempatkan beberapa analis diarea atas yang sewaktu-waktu bisa memberi signal pada tim sar di bawah jika terjadi pergeseran tanah," tandasnya.
(ADI)