“Anggarannya, ada Rp1,3 triliun. Itu duit gede," kata Risma saat pulang ke Surabaya, Jumat 25 Desember 2020.
Untuk itu, Risma mewanti-wanti stafnya di Kemensos untuk berhati-hati dalam mengelola uang tersebut. Sebab, itu uang rakyat yang harus disalurkan dengan tepat.
“Saya tegaskan harus hati-hati. Masyarakat mengumpulkan duit itu dengan keringat,” kata mantan walikota Surabaya ini.
Dia pun akan membangun sistem yang tak bisa membuat orang menjebol itu. Sehingga benar-benar bisa ditata dengan baik serta tidak ada kebocoran.
“Kalau semua pakai elektronik, maka Insyaallah akan berkurang (korupsi),” ucapnya.
Sistem itu, katanya, harus dibuat dan ditaati. Kalau pun masih ada kebocoran, berarti dari manusianya.
“Pengelolaan bisa akuntabel, semuanya bisa transparan,” ujarnya.
(ADI)