Kejadian tersebut terjadi pada Minggu malam 24 Januari 2021. Warga yang mendapati kejadian itu, memenuhi ruas jembatan Ngunengan, tempat korban melompat. Kabar itu datang dari beberapa pemancing yang berada di bawah jembatan. Tiba-tiba, mereka mendengar suara perempuan minta tolong dan berusaha berenang sebelum akhirnya hilang terseret arus.
Salah satu saksi mata, Catur mengira awalnya, korban membuang sampah dari atas jembatan. Dia sempat terlihat melambaikan tangan sebelum hilang tenggelam.
“Identitasnya saya tidak tahu, bahkan ciri-ciri korban juga tidak tahu. Saya ada di bawah mancing,” katanya.
Tim SAR dari BPBD setempat dan relawan langsung melakukan penyisiran dan pencarian ke tengah Sungai Bengawan Solo yang berarus deras. Hingga Minggu malam, aparat berwenang belum bisa menyimpulkan kronologi peristiwa ini. Hanya sepeda motor dan sandal perempuan akan digunakan petunjuk untuk mengetahui identitas pemilik dan kejadian yang sebenarnya.
(ADI)