SURABAYA : Dana hibah Rp9 miliar untuk pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan menjadi atensi publik. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait dana hibah itu. Dia menyebut anggaran tersebut belum dicairkan karena beberapa persyaratan belum terpenuhi.
Khofifah mengatakan Pemprov Jatim turut berkontribusi dalam pembangunan museum yang berdiri diatas lahan sekitar 1,5 hektar tersebut. Namun, tidak sepenuhnya anggaran pembangunan museum berasal dari Pemprov Jatim.
“Tidak semuanya, sebagian ada hibah,” kata Khofifah.
Sementara itu, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono menjelaskan pihaknya mengucurkan bantuan sebesar Rp9 miliar untuk kepada Pemkab Pacitan dalam bentuk bantuan keuangan khusus kepada pemerintah daerah. Tapi dana itu belum dikucurkan ke Yayasan Yudhoyono sebab sejumlah kelengkapan harus dipenuhi.
“Uangnya masih utuh Rp9 miliar,” ujarnya.
Dana Rp9 miliar itu, kata dia, merupakan pengajuan dari Pemkab Pacitan pada 2019 lalu. Kemudian dana yang disebut sebagai bantuan keuangan khusus (BKK) itu diterima oleh Pemda Kabupaten Pacitan pada 9 Desember 2020 lalu. Dana tersebut selanjutnya dimasukkan dalam APBD Kabupaten Pacitan Tahun 2021.
“Tapi Rp9 miliar itu tidak hanya untuk pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI, tapi untuk hal lain, untuk macam-macam," kata mantan Bupati Tulungagung dua periode ini.
(ADI)