TRENGGALEK : Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah merespon penangkapan pelaku penghinaan terhadapnya. Melalui akun Instagramnya @gusmiftah, Gus Miftah memaafkan pemilik akun @Mokooku yang mengancam dan menghinanya. Sebab, orang tua pelaku juga sudah meminta maaf.
Berikut tulisan lengkap Gus Miftah: Menurut keterangan orang tua nya, bahwa anaknya @mokooku mengalami gangguan jiwa/mental selama 2 tahun terakhir....dan minta maaf
1. Kalau memang gangguan jiwa saya doakan semoga cepat sembuh
2. Kalau ngaku-ngaku gila semoga...... ( isi sendiri )
3. Dan saya maafkan bukan hanya karena pertimbangan gila...... saya lebih melihat kepada bapak ibunya, yang akhirnya harus repot dan menjadi malu gara gara ulah anaknya. Semoga Allah jaga orang tua Kita semua, dan kita sebagai anak tidak membuat malu orang tua kita.
Dari Ali -ra?iyall?hu 'anhu-, dari Nabi -?allall?hu 'alaihi wa sallam-, beliau bersabda, “Pena (pencatat amal) akan diangkat dari tiga orang, yaitu: dari orang yang tidur sampai dia bangun, dari anak-anak sampai dia balig, dan dari orang yang gila sampai dia sadar (berakal).”
Hadis sahih - Diriwayatkan oleh Ibnu Majah
BACA JUGA : Ancam dan Hina Gus Miftah, Pemuda Trenggalek Ditangkap
Pertanyaan yang agak mengganjal barang kali satu : edan kok sadar medsos ya..... Mbuh lah???? Matur nuwun bupati Trenggalek, sahabat banser Trenggalek, dan jajaran Polres Trenggalek yang bergerak cepat sebelum yang bersangkutan dihakimi masa ????
Diketahui, seorang pemuda di Trenggalek mengancam dan menghina Gus Miftah dengan kalimat kotor. Ancaman tersebut diunggah pelaku H diakun Instagram pribadinya @mookoku. Unggahan pelaku ini pun viral dan mendapat 7.149 komentar dan 431.996 tayangan.
Dalam unggahan tersebut, pelaku menuliskan kalimat bernada ancaman, seperti “Koe ojo dakwah kowe asu idu kyai… Tak piles ndasmu lek ora leren (Kamu jangan dakwah kamu anjing bukan kyai. Ku injak kepalamu kalau tidak berhenti).
(ADI)