MOJOKERTO : Kerangka manusia gegerkan warga Dusun Mojodadi, Desa Purworejo, Kecamatan Pungging. Saat ditemukan kerangka masih utuh dengan kondisi tertelungkup di tepi aliran sungai.
Kerangka manusia ini pertama kali ditemukan Paiman (50) warga setempat saat mencari pakis di hutan desa setempat. Begitu tiba di aliran sungai, dia kaget mendapati tengkorak, lengkap dengan tulang belulang.
"Posisinya tengkurap di dalam jurang sedalam 15 meter. Kaget juga. Saya langsung panggil teman-teman dan kami laporkan warga," katanya, Selasa 11 Mei 2021.
Dia menyebut kerangka tersebut sudah tak dapat dikenali lagi. Karena itu dia tak mau tergesa-gesa melakukan mengevakuasi. "Sudah ndak bisa dikenali. Tinggal kerangka saja, ndak ada pakaiannya," ujarnya.
Sementara itu, menurut Satuni (50), warga Dusun/Desa Sugeng, Kecamatan Trawas, pada April lalu seorang kakek, Khamid (70) dilaporkan hilang. Karena itu dia menduga kerangka tersebut merupakan kerangka kakek yang hilang tersebut.
"Tadi ada cucunya (korban) sudah memastikan ikut mengevakuasi," ujarnya.
Berdasarkan pengakuan keluarga, terakhir kalinya korban pergi pamit dari rumah untuk mencari sapi yang hilang. Namun, korban tak kunjung pulang hingga akhirnya ditemukan tinggal kerangka.
"Pamitnya pergi cari sapinya lepas. Padahal semua sapinya ada di kandang," katanya.
Diduga, korban mengalami kepikunan usai terjatuh beberapa waktu lalu, sebelum terakhir kali meninggalkan rumah. Akibatnya, korban tak kunjung kembali pulang sejak terakhir kali pergi dari rumah. Terakhir kalinya korban juga meninggalkan baju dan rumput yang dicarinya di sekitar rumah.
"Sebelumnya sudah kami cari kemana-mana sampai keliling seluruh Kecamatan Trawas, tanya ke orang-orang juga belum ketemu," katanya.
Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi membenarkan adanya temuan kerangka tersebut. Pihaknya dibantu potensi relawan berhasil mengevakuasi kerangka dari dasar jurang yang berada di pinggir sungai. Kini, kerangka Khamid dibawa PMI Kabupaten Mojokerto ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari guna dilakukan visum dan cek DNA dengan pihak keluarga.
(ADI)