SUMENEP: Herman rasanya seperti bermimpi. Warga Sumenep, Jawa Timur ini tak menyangka sepeda motornya yang hilang dua tahun lalu, tiba-tiba sudah berada di depan rumah diantar petugas kepolisian.
Tak pelak, Herman berserta keluarga terheran-heran sekaligus haru bercampur gembira. Apalagi sepada motornya yang hilang itu diantar langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko.
"Senang campur heran. Sudah dua tahun motor saya hilang dan sudah pasrah jika tidak ketemu. Tapi ternyata masih dicari oleh polisi. Saya terima kasih kepada pak polisi, yang sudah repot-repot mengantar ke rumah, " ujar Herman dengan mata berkaca-kaca.
Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, mengaku ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk kepada para korban curanmor. Selain berusaha menemukan, korban juga tidak perlu datang ke Polres Sumenep.
BACA: Kelebihan Muatan, Truk Tebu Terguling di Blitar
"Kami ingin memberikan kejutan sekaligus pelayanan kepada para korban. Mudah-mudahan masyarakat lebih berhati-hati dalam menaruh motornya tidak sembarangan dan dilengkapi kunci pengaman, " pesannya.
Dijelaskan Kapolres, dalam beberapa waktu terakhir ini ada beberapa kasus tindak pidana curanmor yang telah berhasil diungkap, dengan total ada 18 unit sepeda motor yang berhasil diamankan.
"Sebagian besar pengungkapan kasus ini, merupakan satu komplotan yang sama, " ujarnya.
Belasan barang bukti kendaraan dari hasil ungkap kasus Pencurian motor di wilayah kabupaten Sumenep secara bertahap dikembalikan ke pemilik aslinya dengan cara diantarkan langsung oleh petugas Polres Sumenep.
(TOM)