SIDOARJO: Memperingati peristiwa 15 tahun semburan lumpur panas lapindo, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi unjuk rasa Sabtu 29 Mei 2021.
Aksi unjuk rasa ini dilakukan di tanggul titik 21, Desa Siring Kecamatan Porong. Mereka mengecam aktivitas pengeboran jilid dua lapindo yang masih dilakukan di Sidoarjo.
"Kami mengecam adanya pengeboran jilid dua lapindo di Sidoarjo. Saat ini ada pengeboran lapindo di sebelas titik di lima desa wilayah Sidoarjo, " ucap Ilham Akbar, Kordinator Aksi.
BACA: 15 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo, Ganti Rugi Belum Dilunasi
Ilham mengatakan akibat semburan lumpur panas 15 tahun lalu, berdampak pada 15 desa di Kecamatan Porong, Tanggulangin dan Jabon. Selain merusak sejumlah infrastruktur, bangunan rumah dan pabrik, semburan lumpur juga dinilai merusak tatanan ekosistem.
Mereka mengecam kegiatan eksploitasi yang saat ini masih dilakukan lapindo di Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo. Masing-masing di Desa Kedungbanteng, Kalidawir, Banjar Asri, Penatar Sewu dan Banjar Panji.
(TOM)