BLITAR: Isak tangis histeris terjadi saat proses evakuasi tiga jenazah sekeluarga yang ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah di Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jumat 29 Januari 2021.
Kerabat korban tak bisa menahan duka ketika melihat petugas Polres Blitar membawa satu persatu jenazah keluar dari dalam rumah. Jasad pertama yang dievakuasi adalah SM (9 tahun). Disusul ND (21) dan terakhir Suyani (56).
Jasad ketiganya langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo untuk proses otopsi. Petugas juga membawa sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan dari hasil olah TKP dan identifikasi. Selain terdapat luka lebam pada tubuh korban, pihaknya juga menyatakan tidak ada barang yang hilang.
Namun pihak kepolisian masih belum bisa memastikan, apakah tewasnya kedua anak ini dibunuh oleh ayah sendiri, Suyani. Setelah itu pelaku melakukan gantung diri.
"Kita masih menunggu hasik otopsi dari RSUD. Dari TKP tidak ditemukan barang yang hilang. Ada luka lebam di sekitar dada pada kedua anaknya. Dari saksi, ayahnya ini sakit-sakitan sempat di rawat di rumah sakit tapi tidak mau, sakitnya apa nanti kita dalami, " ucapnya.
Sementara rumah korban masih dipasang police line untuk proses penyelidikan. Pihak keluarga juga sudah sudah mempersiapkan lobang untuk pemakaman ketiga korban satu keluarga tersebut.
(TOM)