Kreatif, Truk Goyang Buatan Pelajar Ponorogo Laku Keras

Sejumlah pelajar di Ponorogo membuat miniatur truk untuk mengisi waktu selama pandemi covid-19. (metrotv) Sejumlah pelajar di Ponorogo membuat miniatur truk untuk mengisi waktu selama pandemi covid-19. (metrotv)

PONOROGO: Mengisi waktu luang di tengah pandemi covid-19, sejumlah pelajar di Ponorogo  Jawa Timur membuat mainan miniatur mobil truk. Dalam sebulan omzetnya mencapai puluhan juta rupiah

Bersama lima orang temannya, Dimas Nugroho, warga Jalan Wilis, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo setiap hari sibuk dengan kegiatannya membuat miniatur truk.

Mainan anak-anak ini dibuat dari papan kayu dan triplek dengan finishing cat warna-warni serta ditempel sticker. Kegiatan ini mereka lakukan usai mengikuti belajar daring.

Dimas mengaku, inisiatif membuat miniatur truk ini datang dari seorang pemilik toko mainan. Lantaran punya banyak waktu luang, kemudian mengajak teman-temannya untuk mencoba membuat miniatur truk.

"Awalanya ditawari pemilik toko mainan. Setelah ngobrol, saya coba bikin mainan mobil truk dari kayu dan dimodifikasi sedikit biar  lebih menarik, " ujarnya.

Agar lebih menarik, Dimas membuat beberapa variasi pada miniatur truk buatannya. Diantaranya dipasang lampu serta plat besi agar truk seolah-olah bisa bergoyang. Mirip truk beneran.

"Hasil truk mainan karya Dimas dan teman-temannya ini cukup unik dan  laku keras di pasaran, " Antok pemilik toko mainan.

Dijelaskan Antok, permintaan miniatur mobil truk sedang tinggi saat ini. Bahkan tokonya tak mampu memenuhi semua permintaan.

"Jadi saya libat warga sekitar dan para pelajar untuk proses produksinya, " ucapnya.  

Dalam sebulan terakhir, Anto mendapat pesanan hingga 1.000 buah miniatur truk. Pesanan datang dari berbagai kota. Mulai Bandung, Jogjakarta dan Solo.  Satu buah miniatur truk dijual dengan harga kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu.

Tingginya permintaan mainan truk diduga karena saat ini sedang viral di media sosial terkait aksi truk oleng atau truk goyang.


(TOM)