10 Jejak Seram Penjara Kalisosok, Berani Menghuni?

Penjara Kalisosok. (ft/ist) Penjara Kalisosok. (ft/ist)

SURABAYA: Dinas Pariwisata (Disparta) Surabaya dibuat kaget dengan laporan adanya pengerusakan  Penjara Kalisosok. Tembok bangunan cagar budaya ini jebol oleh ulah orang tak bertanggungjawab.

Yang mengejutkan lagi, di dalam penjara ternyata sedang ada petak-petak bangunan yang masih dalam proses pengerjaan. Hingga saat ini belum diketahui akan digunakan untuk apa.

Jika memang akan dihuni, coba berpikir dua kali. Sebab, Penjara Kalisosok menyimpan sejuta kisah. Bukan hanya peristiwa sejarah, tapi juga cerita-cerita seram. Berikutnya fakta dan cerita Penjara Kalisosok yang dirangkum dari berbagai sumber.


1. Dibangun 1808

Penjara Kalisosok dibangun pada tanggal 1 September 1808 dan menghabiskan biaya sebesar 8000 gulden. Penjara ini sampai sekarang masih bertahan di kawasan Surabaya Utara lantaran masyarakat sekitar masih ingin mempertahankannya sebagai salah satu saksi perlawanan arek-arek Suroboyo. Pemerintah kota Surabaya telah menetapkan tempat tersebut sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi.

2. Penjara Bawah Tanah

Menurut sejarah, hampir semua pejuang kemerdekaan Indonesia pernah merasakan kejamnya penjara Kalisosok. Terutama pada masa tahun 1940 sampai dengan 1943 ketika  masih berjuang memerdekakan diri dari kekejaman Jepang.

Sebelum kemerdekaan, tempat pengasingan bawah tanah penjara ini masih kerap digunakan untuk memenjarakan narapidana. Namun setelah 1945, ruangan bawah tanah sudah tak lagi digunakan. Konon, penjara bawah tanah ini juga digunakan sebagai tempat penyiksaan.

3. Paling Ditakuti Napi

Penjara ini memang disebut-sebut sebagai tempat yang paling ditakuti para narapidana lantaran tempatnya yang sempit, gelap, dan pengap. Bayangkan saja dalam satu ruangan yang kapasitasnya hanya 20 orang, dipaksa agar dapat ditempati 90 orang.

4. Dinding Tak Bisa Dipaku

Dinding antar bilik juga dibuat sangat kokoh. Bahkan paku saja tidak bisa ditancapkan di sana.

5. Teriakan Minta Tolong

Dulunya penjara bawah tanah ini juga digunakan sebagai tempat penyiksaan, sehingga tak heran bila sampai sekarang masyarakat sekitar sering mendengar suara teriakan meminta tolong setiap malam dari dalam tembok penjara.

6. Penjara Para Pejuang

Hampir semua pejuang pernah mendekam di dalamnya termasuk Soekarno. Selain WR Soepratman, pencipta lagu Indonesia Raya, lalu KH Mas Mansur, santri KH Hasyim Asyari yang kemudian memimpin Muhammadiyah.  

7. Kusni Kasdut

Preman kelas kakap bernama Kusni Kasdut pernah mencicipi bilik penjara Kalisoso sebelum ditembak aparat. Itulah yang kemudian membuat para preman menganggap bahwa Kalisosok telah menjadi tempat tinggal untuk mereka.

8.  Penjara PKI

Di zaman Orde Baru, Penjara Kalisosok juga menjadi tempat ditahannya para tapol Partai Komunis Indonesia (PKI) dan ormas-ormasnya. Banyak di antara mereka, sebelum dibuang ke Pulau Buru atau Nusakambangan, harus mendekam di Kalisosok.

9. Sumur Ajaib

Ada sumur dalam Penjara Kalisosok yang konon memiliki cerita panjang di masa silam. Air sumur itu dipercaya menyembuhkan jenis luka apa pun bagi orang yang mandi di sana.

10. Impian Wali Kota Risma

Sudah bertahun-tahun Pemkot Surabaya saat dipimpin Wali Kota Risma Triharini ingin mengambil alih bangunan cagar budaya yang kini dimiliki PT Fairco Jaya Dwipa itu.  Risma memimpikan bangunan peninggalan Belanda dihidupkan kembali. Bukan sebagai penjara, tapi sebagai objek wisata sejarah sekaligus fasilitas publik.   

Pada 2013, ada investor yang memasukkan  Investor menawarkan lokasi itu setelah mendengar rencana pemkot membangun jaringan transportasi massal (mass rapid transit).  Namun, tawaran investor itu tidak berlanjut.

 


(TOM)