PROBOLINGGO : Petugas lapas kelas 2B Probolinggo mengagalkan pengiriman paket sabu yang hendak diselundupkan ke dalam lapas. Sabu itu diselipkan di makanan yang di kirim ke penghuni lapas. Dari penyelidikan, petugas berhasil mengamankan 4 pelaku, 2 di antanya penghuni lapas.
Penggagalan pengiriman 1 paket sabu tersebut terjadi saat seorang perempuan berinisial S, warga Pasuruan datang untuk mengantarakan makanan berupa tahu goreng ke penghuni lapas berinisial N, yang juga warga pasuruan.
Saat dilakukan pemriksaan, petugas curiga dengan salah satu makanan tahu yang terdapat sobekan. Lalu setelah dicek, ternyata petugas menemukan 1 paket kecil yang berisi sabu.
"Dari temuan tersebut, petugas lapas kemudian melaporkan temuan tersebut ke Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota," kata Kalapas Kelas 2B Probolinggo, Risman Somantri, Kamis 13 Mei 2021.
Baca Juga : 12.885 Napi di Jatim Dapat Remisi Idul Fitri, Negara Hemat Rp7,7 Miliar
Risman mengatakan pengagalan pengiriman 1 paket sabu ini terbongkar karena pemeriksaan pengiriman makanan yang dilakukan oleh petugas lapas kelas 2B Probolinggo menggunakan sistem kombinasi yakni dengan pemeriksaan manual dan pemeriksaan komputerisasi.
"Hal ini untuk mengantisipasi berbagi modus penyelundupan ke dalam lapas," terangnya.
Dari laporan tersebut, polisi melakukan pemeriksaan dan diketahui makanan berisi 1 paket sabu itu hendak dikirim ke N dan I yang merupakan penghuni lapas.
"Selain menahan dan memeriksa N, I, dan S 1 orang diketahui merupakan ojek yang mengantar terhadap penarik ojek juga dilakukan penahanan dan pemeriksaan," terang Kasat Resnarkoba Polres Probolinggo Kota, AKP Suharsono.
Suharno mengatakan pihaknya masih menalami kasus ini untuk mengetahui asal paket sabu tersebut. Sekaligus membongkar jaringan narkoba di Probolinggo.
(ADI)