Dikarantina di Hotel, 100 Karyawan Sampoerna Reaktif Korona

ilustrasi/ medcom.id ilustrasi/ medcom.id

SURABAYA. Sebanyak 100 karyawan PT HM Sampoerna dikarantina di sebuah hotel di Surabaya setelah hasil rapid test menunjukan reaktif positif covid-19.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, mengungkap temuan klaster baru penularan virus korona setelah  100 karyawan PT HM Sampoerna di pabrik di Rungkut 2, Surabaya menjalani rapid test.
 
"Sekarang mereka sudah diisolasi di suatu hotel di Surabaya. Semula yang di hotel ada 63 orang, kemudian bertambah menjadi 100 orang positif rapid test," kata Joni, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu malam 29 April 2020.
 
Para pegawai ini, lanjut Joni,  akan menjalani tes swab untuk memastikan infeksi virus korona, pada Kamis 30 April 2020. "Tes swab PCR-nya akan kami lakukan di RSU dr Soetomo besok," sambung dia.
 
Selain 100 karyawan tersebut, Joni mengatakan ada sekitar 500 orang karyawan Sampoerna lainnya yang tidak bergejala dan telah dilakukan rapid test. Pihaknya kini tengah menunggu hasil pemeriksaan.
 
"Kira-kira ada sekitar 500-an klaster Sampoerna ini. Pihak manajemen Sampoerna sudah menutup kompleks atau bagian yang terkena (covid-19), dan meliburkan karyawannya di satu bagian itu," ungkapnya.
 
Menurut Joni, kasus covid-19 di Sampoerna bermula dari dua karyawan positif korona, namun keduanya telah meninggal pada 14 April 2020. Joni juga menyebut ada sembilan orang karyawan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), yang bergejala dan sudah dirawat di rumah sakit.
 
"Kami kemarin sudah diskusi dengan Bu Gubernur bersama Manajemen Sampoerna untuk menyelesaikan masalah ini," pungkasnya.

 


(TOM)