Operasi Ketupat Blitar, Ratusan Petasan dan 23 Sound System Diamankan

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinembala menguyur barang bukti petasan dengan air. (metrotv) Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinembala menguyur barang bukti petasan dengan air. (metrotv)

BLITAR: Ratusan petasan dan puluhan peralatan sound system diamankan aparat Kepolisian Resort (Polres) Blitar dalam Operasi Ketupat Semeru 2021.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinembala mengatakan sebanyak 599 petasan yang diamankan. Ratusan petasan tersebut diamankan dari sejumlah warga yang hendak meledakkannya di malam takbiran dan setelah Salat Id.

"Ratusan petasan itu diamankan dari sejumlah wilayah. Di antaranya dari wilayah Kecamatan Gandusari, Sutojayan, Garum dan Doko, " ujarnya.  

BACA: Tertimpa Balon Udara, Gedung Bhayangkari Polres Trenggalek Terbakar

Tak hanya petasan, dari operasi ini, polisi juga mengamankan 117 selongsong kertas yang belum sempat diisi bubuk petasan. Polisi juga mengamankan 250 gram bubuk petasan. Seluruh barang bukti dimusnahkan dengan cara  diguyur air.

"Dari operasi ini ada dua orang yang diamankan dan diproses hukum. Mereka dijerat dengan undang-undang darurat tentang kepemilikan bahan peledak. Sedangkan puluhan pelaku yang lain hanya diberi pembinaan, " ucapnya.

Selain ratusan  petasan, Polres Blitar juga mengamankan  23 perangkat sound system yang menganggu ketenangan warga. Sound system tersebut digunakan untuk membangunkan warga bersahur, berkeliling saat malam takbir, dan battle sound system.

 


(TOM)