Kondisi itu didapati di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Jombang. Komoditi berupa kentang, yang dibagikan ke warga miskin ini diketahui rusak dan busuk saat hendak dibagikan.
Beberapa pekerja yang berada dilokasi sempat kesulitan melakuklan sortir terhadap barang tersebut. Selain jumlahnya hampir merata di setiap kemasan, komiditi yang hendak dibagian ke warga miskin itu juga memunculkan bau tak sedap.
Salah satu penerima BPNT, Julaikah mengaku rusaknya komoditi kentang tersebut kerap muncul di setiap kali pembagian.
"Kami berharap ada perbaikan komoditi dari pihak berwenang agar barang tersebut layak dikonsumsi," katanya.
Program BPNT Kemensos ini diterima warga dalam bentuk lima komoditi. Selain kentang, warga juga menerima beras, telur, daging ayam, hingga kacang hijau.
Pihak agen penyalur mengaku komoditas bansos rusak tersebut akan segera dilaporkan ke pihak penyalur guna dilakukan pergantian.
"Tentu kami akan ajukan komplain terkait ini. Agar kejadian yang sama tak terulang," kata salah satu agen BPNT, Nur Kolis.
(ADI)