Diduga Cinta Ditolak, Rumah Janda di Pasuruan Dilempari Bondet

Serpihan jendela yang rusak setelah dilempar bondet (foto / Metro TV) Serpihan jendela yang rusak setelah dilempar bondet (foto / Metro TV)
PASURUAN : Dua orang pria tiba-tiba mendatangi rumah Maisaroh (42) Minggu malam, 15 November 2020. Mereka berteriak mencari korban. Namun karena tak ketemu, mereka melempar bondet ke arah rumah yang berada di Desa Kadungpengaron, Kejayan, Pasuruan itu.

Peristiwa tersebut berawal saat Maisaroh berada di rumah menonton televisi. Tiba-tiba, ia mendengar suara lemparan yang membuat jendelanya pecah. Setelah dilihat ternyata itu merupakan ledakan bondet.

Melihat kejadian itu, Maisaroh bersembunyi.

“Saya dikejar sama pelaku, tidak ketemu. Tapi mereka justru bertemu Pak Musleh dan melemparinya dengan bondet,” katanya.

Pelaku bertemu korban Musleh di sebuah lorong sekitra rumah. Tak banya bicara, pelaku pun melempar dua bondet kearahnya hingga korban tersungkur.

Akibat kejadian ini, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Soedrasono Kota Pasuruan untuk mendapatkan perawatan intesif.

Sementara itu, Sekdes Kedungpengaron, Mokhamad Rosidi mengatakan, peristiwa ini terjadi pukul 20.30 WIB. Pelaku melempar lima buah bondet ke rumah Maisaroh.

“Pelaku kata korban ada dua dan ada dua lokasi kejadian,” katanya.

Kapolsek Kejayan, AKP Sugeng Prayitno mengatakan, saat ini kepolisian masih melakukan olah TKP di dua lokasi kejadaian. Polisi juga menemukan sebuah bondet yang belum meledak yang diduga milik pelaku.

“Total ada enam bondet. Yang empat dilempar ke rumah dan yang 2 dilempar ke arah korban Musleh, namun hanya satu yang meledak,” katanya.

Diduga latar belakang peristiwa ini karena masalah asmara, pelaku cemburu kepada Maisaroh. Kini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi- saksi di lokasi kejadian.

"Saat ini kami tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. Identitas mereka sudah kami ketahui," terangnya.

 

 


(ADI)