Usai merampas hp korban, pelaku sempat kabur. Namun ternyata sepeda motor yang dikendarai mesinnya mati diduga karena kehabisan bahan bakar bensin. Meski sempat jadi amukan massa, namun ia masih selamat.
"Pelaku dievakuasi petugas dengan kendaraan patroli untuk dibawa ke Mapolsek Krian," kata saksi mata Imam Hidayat
Heri mengaku nekat merampas telepon genggam milik korban karena ia di-phk dari pekerjaannya. Sementara dia harus menghidupi keluarganya meski di tengah pandemi ini.
(ADI)