Nahdliyin Padati Gelora Delta Sidoarjo, Begini Imbauan Banser

Kondisi di dalam stadion Gelora Delta Sidoarjo dipenuhi jamaah (Foto/ Istimewa) Kondisi di dalam stadion Gelora Delta Sidoarjo dipenuhi jamaah (Foto/ Istimewa)

SIDOARJO : Kondisi Stadion Gelora Delta Sidoarjo semakin padat. Warga nahdliyin tumplek sejak Senin 6 Februari 2023, malam. Mereka ingin menjadi bagian dari sejarah 1 abad Nahdlatul Ulama (NU).

Akibat besarnya animo warga nahdliyin, Banser mengimbau jamaah agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Kepadatan itu terus terjadi di setiap sudut komplek stadion. Para jamaah menyemut dan terus bergerak mendekat ke arah panggung, sedangkan keadaan di dekat lokasi panggung acara pun sudah sangat padat.

Di luar arena stadion pun sama. Semangat jamaah tak bisa dibendung. Berkali-kali pasukan banser terlihat kewalahan dan mengatur para jamaah agar tidak terus bergerak dan tidak menumpuk di satu titik. Pasukan pengamanan Banser, dari setiap cabang se-Jawa Timur, mengelilingi stadion untuk memantau setiap jamaah yang mungkin saja kelelahan atau membutuhkan bantuan segera.

Anggota Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Magetan Pariono kepadatan terjadi sejak semalam. jamaah yang berdesakan ingin masuk. "Semua jalan mau menuju stadion atau GOR ini macet. Jalan kaki semua juga sudah macet. Jadi dari tim panitia pun juga kewalahan karena membludaknya para jamaah ini," kata Parioni, Selasa 7 Februari 2023.

baca juga : Semangat Ngalap Berkah, Ibu Muslimat Berjalan 21 Kilometer Menuju Acara Puncak 1 Abad NU

Ia mengimbau kepada seluruh jamaah agar tidak berdesakan. Jika membawa rombongan, hendaknya mencari tempat yang nyaman dan mengikuti ritual keagamaan secara virtual saja.

"Untuk para jamaah, khususnya rombongan, sebaiknya mencari tempat, senyamannya saja. Karena kalau mau masuk mendekat ke lokasi panggung atau mau masuk ke GOR itu sudah tidak bisa lagi," kata Paryono.

Ia juga mengingatkan bahwa di radius 2 kilometer dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo ini sudah disediakan layar-layar besar agar para jamaah tetap bisa mengikuti ritual keagamaan, meski tak bisa masuk ke dalam stadion.

"Cari tempat yang nyaman untuk kita mengikuti acara di mana pun tempat yang kita nyaman. Karena juga ada layar-layar, di mana pun ada," pungkasnya.


(ADI)