MALANG : Eva Sofiana Wijayanti, seorang perawat yang menjadi korban pembakaran kondisinya berangsur pulih. Eva telah lalui masa kritisnya dan telah dipindahkan dari ruang ICU, menuju ruang rawat inap. Meski demikian, dia harus tetap memulihkan luka bakar 32 persen yang ia alami akibat kejadian naas tersebut.
Eva dirawat di rumah sakit Hasta Husada, Kepanjen, Malang. Sebelumnya, Eva harus menjalani perawatan intensif atas luka bakar di sejumlah bagian tubuh. Dia disiram cairan pertalite yang kemudian disulut api hingga membakar bagian wajah, tangan dan dada.
Wakil Direksi Rumah Sakit Bedah Hasta Husada, Edy Wahyudi mengatakan kondisi Eva sudah mulai membaik dan berangsur pulih. Sudah tidak ada gejala terlalu kritis pada kondisi lukanya.
"Luka bakar sekitar 32 persen. Letaknya di sekitar wajah dan kedua tangan dengan kategori tidak terlalu parah dan masih bisa dikondisikan dengan baik," terangnya.
Diprediksi tenaga medis tidak butuh waktu lama untuk memulihkan kondisi Eva. Pasien mendapat penanganan dari dokter anastesi dan dokter spesialis bedah plastik.
"Pasien akan segera pulih," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang perawat cantik yang tengah bertugas di Klinik Bunga Husada, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, pada Senin 3 Mei 2021 disiram cairan dan disulut korek api oleh lelaki tak dikenal.
Pria ini memasuki ruangan Klinik saat Eva tengah beristirahat saat menjalani shift kerja pagi. Dalam aksinya pria ini menggunakan masker, helm, dan mengendarai sepeda motor Honda Beat ini hanya tak ada yang mengetahui. Hanya anak sang pemilik klinik yang mengetahui dan berada di lokasi.
(ADI)