Manajer humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suparapto menjelaskan proses evakuasi 4 gerbong kereta api tersebut dilakukan sejak Rabu sore, 18 November 2020. Gerbong pertama, dievakuasi pada pukul 18.15. Sementara gerbong kedua dan ketiga, pada pada pukul 05.30.
"Kami libatkan 60 orang teknisi evakuasi sarana dan 20 orang teknisi jalan rel selama proses evakuasi. Penyelamatan gerbong ke-4 kami targetkan rampung sore ini," terangnya.
Sebelumnya, 7 rangkaian gerbong kereta cadangan tanpa lokomotof ini meluncur dari stasiun kota baru menuju arah Blitar. Lalu, rangkaian gerbong tersebut masuk ke jalur 2 stasiun kota lama tanpa kendali.
Beruntung, di jalur tersebut masih dalam proses perbaikan sehingga gerbong kereta tersebut berhenti, meski 4 rangkain gerbong diantaranya harus keluar jalur dan anjlog setelah menabrak sebuah alat berat.
(ADI)