PONOROGO: Petugas kepolisian melanjutkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan petasan yang menwaskan kakak beradik di Ponorogo, Rabu siang 28 April 2021.
Di lokasi ledakan, petugas mendapati kondisi rumah mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah perabotan hancur dan terlempar hingga sejauh beberapa meter dari lokasi ledakan.
Bahkan ruangan di lantai dua yang digunakan untuk membuat petasan hancur nyaris tak bersisa. Ledakan yang terjadi pada selasa malam kemarin telah menewaskan Sunardi dan Samuri. Keduanya tewas dengan kondisi mengenaskan.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya dua kilogram bubuk mesiu, ratusan butir petasan berbagai ukuran, sumbu petasan, serta plastik bahan pembuat balon udara.
"Dari barang bukti yang ditemukan tersebut polisi menduga korban tengah mempersiapkan membuat balon udara untuk perayaan lebaran, " ujar AKBP Moch. Nur Aziz, Kapolres Ponorogo.
Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri asal serbuk mesiu yang beredar di masyarakat.
Sementara dua jenazah korban ledakan petasan ini kini masih di rumah sakit daerah setempat untuk menunggu pemeriksaan dari tim Polda Jatim.
(TOM)