Hari Peduli Sampah, Ibu-ibu Gresik Blusukan Warung

Aksi bersih-bersih dilakukan ibu-ibu di Gresik dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, 21 Februari 2021. (metrotv) Aksi bersih-bersih dilakukan ibu-ibu di Gresik dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, 21 Februari 2021. (metrotv)

GRESIK: Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021, Asosiasi Bank Sampah Kabupaten Gresik, Jawa Timur mengelar sejumlah kegiatan sosial, Minggu, 21 Februari 2021.  

Mulai dari aksi bersih-bersih fasilitas umum, penanaman pohon serta sosialisasi pilah sampah kepada masyarakat. Selain ibu-ibu kegiatan ini juga diikuti  remaja serta anak- anak sebagai upaya mengajak peduli terhadap lingkungan sekitar.

Terlihat puluhan ibu-ibu berseragam putih memunguti sampah dan membersihkan area fasilitas umum di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Mulai dari rumput dan semak belukar. Warga sekitar termasuk bapak-bapak juga ikut membantu pada kegiatan kali ini.

Usai membersihkan sampah dan semak belukar, para peserta kemudian melakukan senam bersama kemudian dilanjutkan dengan aksi menanam pohon produktif.  Seperti pohon kedondong, sawo, nangka, mangga dan aneka jenis pohon yang bisa dimanfaatkan baik dari buahnya dan juga sebagai penghijauan.

Salah seorang pegiat lingkungan yang juga istri dari Bupati Gresik terpilih, Nurul Fandi Ahmad Yani ikut hadir pada kegiatan ini. Dirinya mengaku bahwa kegiatan seperti ini sangat penting.

"Semua ikut terlibat termasuk anak- anak. Ini penting untuk memberikan edukasi sejak dini agar bersama-sama  menjaga lingkungan di sekitar kita, " ujarnya.

Sementara Ketua Asosiasi Bank Sampah Kabupaten Gresik, Siti Fitriah mengatakan jika kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan. Tahun ini, ada tiga kegiatan utama yaitu bersih-bersih, penanaman pohon produktif dilanjut dengan sosialisasi pilah sampah.

"Kami datangi warung-warung yang ada di sekitar area Desa Ngargosari. Kita berikan pemahaman pentingnya pilah sampah. Selain menjaga lingkungkan, memilah sampah yang bisa didaur ulang juga bisa menjadi tambahan penghasilan, " ujarnya.

 


(TOM)