JOMBANG: Tiga orang pembuat dan penjual bahan peledak ditangkap satuan reserse kriminal Polres Jombang, Jawa Timur. Para pelaku mengaku belajar membuat bahan peledak untuk petasan ini dari laman google.
Tiga tersangka penjual sekaligus pembuat bahan peledak untuk petasan berbagai jenis ini terpaksa harus mendekam di penjara Polres Jombang. Ketiganya ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan polisi di beberapa tempat.
Dari ketiga pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti, 21 kilogram potasium bahan peledak, 10 kilogram belerang serta beberapa botol asam klorida. Tak itu saja, polisi juga menyita berbagai jenis petasan siap edar, sebanyak 2.697 buah.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan mengatakan dari ketiga tersangka, salah satunya berperan sebagai pembuat bahan peledak tersebut. Skill tersangka membuat bahan peledak diperoleh dari laman google.
"Sedangkan proses penjualan seluruh barang tersebut dilakukan tersangka melalui pemesanan khusus secara daring dan motif para pelaku yakni dipakai untuk keperluan lebaran, " ujarnya.
Meski ketiga pelaku tidak satu jaringan, namun ketiganya diduga berkaitan. Bahkan, satu orang dari target operasi saat ini dinyatakan DPO karena sebelum dintangkap sudah melarikan diri.
Polisi akan menjerat para pelaku dengan Undang- undang darurat dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
(TOM)