TUBAN: Jembatan Merik di jalur nasional pantura Kabupaten Tuban, Jawa Timur jebol dan berlubang. Lantaran membahayakan pengendara jalan,anggota Polantas melakukan penutupan lubang dengan batu sungai.
Dari pantuan di lokasi, akibat kerusakan jembatan ini, kemacetan arus lalu lintas terjadi di jalur nasional Tuban-Babat, tepatnya Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Kendaraan besar maupun kecil harus melaju pelan-pelan karena Jembatan Merik yang dilintasi ambrol pada sambungannya.
Beton penopang jembatan patah, sehingga aspal jalan jebol dan menyebabkan lubang besar. Diameter lubang yang mencapai hampir satu meter mengancam keselamatan pengguna jalan.
"Sejak tiga hari terkahir, sedikitnya sudah ada tujuh pengendara roda dua jatuh setelah terperosok lubang," ujar Kaslin, warga sekitar.
Namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan ada perbaikan dari dinas terkait. Untuk meminimalisir kecelakaan, anggota Satlantas Polres Tuban mengambil inisiatif melakukan perbaikan darurat. Lubang ditutup menggunakan batu batu besar dari sungai, lalu diberi karung berisi tanah.
"Ini perbaikan darurat saha, tidak akan bertahan lama juga. Selain hujan masih terus mengguyur, kendaraan yang melintas bertonase puluhan ton. Semoga bisa segara diperbaiki, " harap Iptu Jamhari, Kanit Turjawali Polres Tuban.
(TOM)