BLITAR : Seorang kakek warga Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas tergantung di belakang rumah. Laki-laki berinisial MDR (60) ditemukan tewas dengan leher terikat tali di tiang rumah. Polisi telah mengevakuasi korban ke rumah sakit dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan polisi, korban yang hidup sebatang kara itu tewas bunuh diri.
Paur Humas Polres Blitar Bripka Didik Dwi mengatakan, MDR hidup seorang diri di rumah milik salah satu warga setempat. Sebelumnya bersama istrinya hidup berpindah pindah. Karena kasihan salah seorang warga merelakan salah satu rumahnya untuk ditinggali. "Lima tahun lalu istri MDR meninggal dunia. Dia lalu hidup seorang diri," kata Didik.
Peristiwa yang sontak membuat heboh di lingkungan tersebut, diketahui secara tidak sengaja. Saat itu dua orang warga sedang bercakap cakap di belakang rumah. Saat menoleh pandangan salah seorang warga tidak sengaja membentur sesuatu yang ganjil di belakang rumah MDR.
BACA JUGA : Bos Masuk Penjara, Giliran Dugaan Penggelapan Karyawati The Nine Malang Disidik Polisi
Karena penasaran kedua saksi bergegas mendatangi lokasi untuk memastikan. Di teras rumah. Tubuh MDR dalam posisi tergantung dengan seutas tali menjerat lehernya. Kondisinya sudah meninggal dunia. Menurut Didik, dari hasil pemeriksaan petugas tidak menemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.
Dari keterangan yang diperoleh, MDR sudah lama mengeluhkan perutnya sering sakit. Penglihatannya juga mulai kabur. Akhir-akhir ini keluhan tersebut kembali disampaikan ke setiap warga yang dia kenal. Diduga keluhan tersebut yang mendorong MDR nekat mengakhiri hidup. "Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan. Oleh pihak keluarga jenazah langsung dimakamkan," katanya.
(ADI)