Tangis histeris Rosa pecah saat peti jenazah ibunya yang mulai diturunkan warga dan relawan masuk ke rumahnya. Sejumlah kerabat korban pun tak kuasa menenangkan hingga anak kedua korban ini pun akirnya pingsan.
Rukmiati diketahui meninggal dunia oleh keluarga 7 Januari 2020. Lalu saat dirawat rekan rekanya di Jinjang Kuala Lumpur Malaysia. Sebelum meninggal korban merupakan pekerja migran sebagai pembantu rumah tangga sejak dua tahun silam.
Namun, bulan September 2020 korban dilaporkan terjatuh saat bekerja hingga akirnya diputus kontraknya oleh sang majikan. Lantaran gaji yang diterima habis untuk hidup di perantauan korban pun sempat kesulitan berobat hingga akirnya dirawat rekan rekan warga Indonesia di kuala lumpur hingga akirnya meninggal dunia.
"Setelah diurus ke kedutaan di Malaysia jasad korban pun akirnya bisa dipulangkan ke tanah air,"kata Kepala Dusun Mimbo Simberanyar Situbondo, Febry.
Usai di semayamkan di rumah duka, peti jenazah pun langsung dibawa ke mushola setempat untuk disholatkan. Jenasahpun lalu dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.
Surat keterangan dari kedutaan menjelaskan jika Rukmiati meninggal karena komplikasi jantung dan rekan-rekan yang menanda tangani surat keterangan tersebut meminta jenasah tak dilakukan bedah.
"Rekan-rekan meminta jenasah hanya untuk dipulangkan ke kampung halaman," terangnya.
(ADI)