Balap Liar di Situbondo Makin Brutal, Baliho Polisi Dirusak

Video dua pembalap liar  bertabrakan viral di media sosial. (ist) Video dua pembalap liar bertabrakan viral di media sosial. (ist)

SITUBONDO: Aksi balap motor liar di Situbondo makin tak terkendali. Terbaru, beredar video dua remaja bertabrakan saat menggelar adu balap di Kecamatan  Asembagus. 

Dalam video yang viral di media sosial itu, tampa sejumlah remaja beramai-ramai menonton  aksi balap liar di jalan sempit.  Sementara tampak dua remaja sedang bersiap memacu motornya dipandu satu orang bertindak sebagai juri. 

Baru berjalan 10 meter setelah garis start,  keduanya bersenggolan dan bertabrakan hingga akirnya jatuh.  Aksi balap liar ini diketahui berada di jalan sepi tengah sawah antara perbatasan Kecamatan Asembagus-Banyuputih, Situbondo. 

Tidak hanya itu, sejumlah banner, spanduk maupun baliho bertuliskan himbauan larangan balap liar yang dibuat aparat kepolisian juga  dirusak orang tak dikenal. Seperti baliho di Jalan Raya Panglima Sudirman dan Jalan Raya Duwet Panarukan. 

Geram dengan ulah tersebut, anggota polisi  bagian Humas dan Satlantas Polres Situbondo sempat membuat sayembara berhadiah di media sosial bagi yang mengetahui perusak banner himbuaan Polri terkait larangan balap liar. 

"Kami sudah berkali kali membubarkan balap liar.  Namun aksi remaja bukanya berhenti, justru pindah lokasi di jalur sepi dan tak terpantau polisi, " ujar AKP  Indah Citra Fitriani, Kasat Lantas Polres Situbondo. 

Beberapa bulan lalu, juga terjadi insiden joki balap liar tertabrak truk hingga tewas di kawasan Suboh. Dalam kejadian ini, truk dirusak sejumlah pemuda yang sedang menonton balap liar. 


(TOM)