MOJOKERTO: Puluhan rumah di dua desa wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur porak-poranda diterjang angin puting beliung, Senin petang 26 Oktober 2020.
Dua desa yang terkena terjang puting beliung itu adalah Desa Windurejo dan Sampang Agung. Keduanya berada dalam wilayah Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
Selain itu, angin kencang disertai hujan ini juga menumbangkan pepohonan hingga membuat aliran listrik terputus. Bahkan, kuatnya terjangan angin membuat atap rumah terhempas sejauh 200 meter.
Kondisi terparah dirasakan warga Desa Sampang Agung. Selain menumbangkan sejumlah pohon, belasan rumah warga rusak. Rata-rata, atap rumah warga dari genteng rontok berhamburan.
“Terjangan puting beliung ini hanya berlangsung selama satu menit, bersamaan dengan turunnya hujan. Angin berputar-putar kencang hingga membuat panik warga dan berhamburan ke luar rumah,“ ujar Ihwan Arofidana, Kades Sampang Agung.
Selain memporak-porandakan puluhan rumah, terjangan puting beliung juga memutus aliran listrik karena kabel tertimpa pohon yang tumbang. Beruntung kejadian ini tak sampai menimbulkan korban jiwa.
Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menghimbau warga untuk waspada di masa peralihan musim. Selain angin kencang di musim pancaroba biasanya curah hujan cukup tinggi disertai petir.
(TOM)