Hindari Sengketa, 2.000 Sertifikat Tanah Dibagikan di Tulungagung

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo. (metrotv) Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo. (metrotv)

TULUNGAGUNG:  Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),  sebanyak 2.000 seertifikat diterbitkan Kantor Agraria dan Tata Ruang  Badan Pertanahan Nasional  (ATR BPN)  Tulungagung , Jawa Timur.  

Pembagian ribuan sertifikat tanah ini dilakukan di Pendopo Kongas arum Kusumaningbongso Tulungagung dan mendengarkan pidato Presiden Joko Widodo  dari Istana Negara Jakarta   melalui video conference dalam rangka Bulan Bhakti Agraria dan Tata Ruang, 10 November 2020.  

Dalam acara ini,  Jokowi  membagikan sertifikat di 31 propinsi dan 201 kota kabupaten secara serentak di seluruh Indonesia.  Diharapkan lewat program ini,  tidak ada lagi muncul sengketa tanah. 

Di Tulungagung ,  sebanyak 2.000 sertifikat dibagikan secara simbolis oleh Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional  Tulungagung  disaksikan Bupati Tulungagung , Maryoto Birowo  didampingi Kapolres  dan Dandim 08-07. 
 
Sementara Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional Tulungagung , pada progam PTSL tahun 2020  telah menyelesaikan sebanyak 13.393 sertifikat. 

“Ditargetkan akhir bulan Nopember ini  seluruhnya akan dibagikan kepada masyarakat  Tulungagung  serta tanah wakaf tempat ibadah, “ ujar  Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.

Sementara  Kepala ATR BPN Tulungagung,  Eko Jauhari  mengatakan setelah ini pihaknya   akan mulai mempersiapkan PTSL tahun 2021  dan dibebani target sebanyak 53.000 sertifikat. 

“Diharapkan setelah terbitnya sertifikat yang telah dimiliki masyarakat , maka tidak ada lagi muncul masalah sengketa tanah, “ ucapnya. 


(TOM)