Sate Lele, Empuknya Bikin Lidah Ketagihan

Tekstur lembut dan gurihnya sate lele bikin lidah ketagihan. (foto/metrotv) Tekstur lembut dan gurihnya sate lele bikin lidah ketagihan. (foto/metrotv)

PONOROGO.  Makan ikan lele, tidak selamanya harus digoreng.  Pun, tidak selalu disajikan dengan bentuk "sambal penyetan". Namun,  ikan berkumis ini juga lezat jika di sate. Emang bisa? 

Memang, tidak semua daerah ada Sate Lele. Namun di Ponorogo sudah tersedia di Jalan Tangkuban Perahu 9C, Nologaten. Sate lele milik  Henri Wiratsongko ini sudah cukup dikenal. Selain masih langka, sate lele cukup digemari lantaran menyajikan rasa berbeda. 

Dibandingkan dengan sate pada umumnya, yang terbuat dari ayam atau daging, rasa sate lele jauh berbeda.  Teksturnya jelas lebih lembut dan gurih. Selain itu juga tidak ada aroma amis sama sekali. 

Awal ide membuat sate lele, datang saat Henri yang kebingungan melihat ternak lelenya yang berukuran besar. "Waktu itu bingung saja, mau diapakan lele jumbo ini. Kalau yang kecil bisa dijual di pasar. Kalau yang jumbo harganya di pasar malah murah,  " ujarnya mengawali cerita. 

Berawal dari kebingungan itu, Henri bersama istrinya mencoba membuat sate dari daging lele. Untuk membuatnya memang tidak semudah sate ayam atau sate daging. Sebab, hanya ikan lele yang berbobor lebih dari 1 kilogram yang bisa disate. 

Proses pembuatannya, pertama ikan lele dipisahkan antara  daging dan durinya dengan cara fillet. Kemudian dagingnya dipotong- potong bentuk dadu dan ditusuk menggunakan tusuk bambu seperti sate pada umumnya. 

Setelah itu lele dicelupkan pada bumbu yang telah disiapkan kemudian dipanggang. "Memanggangnya menggunakan papan batu di atas kompor, beda  dengan lele yang dibakar langsung di atas bara api. Suhunya juga tertentu agar daging lelenya tidak  hancur, " jelas Henri.

Setalah matang, sate lele siap disajikan dengan tambahan bumbu sambal kecep kacang seperti sate umumnya. Untuk satu porsi dihargai Rp 13 ribu per 10 tusuk, kita juga jual paket hemat satu porsi 5 tusuk sate dan satu gelas teh seharga Rp 15 ribu.  

Salah satu pelanggan sate lele, Caroline mengatakan jika  sate lele ini cocok sebagai salah satu menu buka puasa. Ada sensasi rasa lembut dan halus dari potongan ikan lele yang enak saat dikunyah. "Rasanya beda dengan sate umumnya, empuk, renyah tidak amis, " ucapnya. 


(TOM)